Catatan Kecil SAP 2

Bagaimana Oraginzational Unit bisa merepresentasikan Struktur Organisasi Perusahaan. Bagaimana memetakan organisasi ke dalam bagian-bagian SAP.
Enterprise —> Client (kemungkinan)
Company dan subsidiarynya — Company Code
Factory —–> Plant
Sales Organization —-> Sales Organization
Divisi+ Departemen dibawah Sales+ Division —>Division
Warehouse—–> Storage Location

Secara level hishest level dalam SAP di set sebagai Client.
Orgn Structure;Business Function
Company Code secara legal mempunya system accounting
sendiri, atau payrolnya
1. Enterprise  –> Client
2. Financial Accounting/Sales
3. Cost Accounting
4. Production/Distribution
5. Inventory Management

Master Data
Data yang tidak berubah-ubah, Data record yang ada di dalam DB untuk waktu yang lama disebut database.

Master Data/Customer Master :general dan financial data
Customer Master (SAP Sales and Distribution/ SD)–> Sales Data, ada beberepa bebganizarerapa field yang harus kita maintain/update/configure. Field-field ini merupakan informasi/control data untuk processing actvitas bisnis di dalam sales area kita. Sales organization data bisa custome/diconfigure sesuai dengan sistem accounting kita.
Di dalam Sales data ini salah satu master data yang kita maintain adalah Customer, keran pada saat kita menjual barang, kita menjual ke Customer. Mka Master Data yang kita maintain adalah Master data Customer

Master data : SAP MM, Material Management, sangat terkait dengan SD, di MM. Jika belajar SD maka belajar pula MM. Keterkaitan keduanya sangat erat sekali. Purchasing dalam

Transaction dan Document
Bagaimana Organizationa Unit dan Master Data di intregasikan selama bisnis proses berlangsung
Kita bisa membuat dokumen kita dan bagaimana dokumen tersebut digenerate
bagaimana SAP Workflow dapat menunjang bisnis proses yang kita inginkan.

Transaction:menggunakan Master data
contoh: Membuat Sales Order Untuk Customer, biasanya kita diminta memasukan Transport Agrremnt dan delivery Aggrement. Harus ada data yang menatakan barang ini akan dikirim ke Warehuse mana dan ada  payment condition misalkan Sales tax 10%. Itu adalah transaction dalam sales order. Dalam hal ini master data yang ada di sales, kemduian bisnis partner, kemudian Material Master, barang apa yang akan anda kirim, berapa jumlahnya

pada saat kita menjalankan masing2 transaction, itu biasnya perlu dimasukan organization unit perlu dimasukkan.Artinya Pada sat kita membuat Order, maka data2 yang akan dimasukkan dalam order adalag data dari Modul-Modul yang lain. Setelah itu akan dibuatkan Dokumen yang disebut Sales Dokumen namanya dokumen numbernya Sales Order.

Message Type:
Pada saat kita menyimpan atau submit satu dokument.
Kontrak, Production Paper, Order, delivery Note, dll, maka dokument tersebut diformat dalam satu dokument.

Business Workflow Contoh
Membuat Purchase Requsition,

Tagged: ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: