I’M not NUTs but NAT

OK guys, you have to change your id from that pool. I have already prepared some cloths of IP for you so world wide will know who you are that recognized by this cloth of IP from the pool. Beside that, I dont want to spent alot of public cloth that limited at this moment”

NAT (Network Address Translation)

Sebelum kita berbicara NAT, kita perlu mengerti terlebih dahulu apa itu;

  1. Public IP dan Private IP.
  2. Process pengiriman packet data dari satu network ke network yang lain.

Sederhananya IP Public yaitu IP yang dikenali oleh router di internet dan bisa masuk ke table routing, Sedangkan Ip Private itu IP yang digunakan oleh host dalam sebuah LAN dan hanya dikenali oleh network itu sendiri.

Bagaimana sebuah packet data dikirim mellaui jalur network?, hal yang penting dari pengiriman packet dari satu komputer ke komputer yang lain adalah;

Di dalam packet tersebut di tambahakan data Source dan Destinantion IP dan ini terjadi di layer internet..

Jika tujuan dari packet itu berada di luar networknya maka ia harus mellaui process routing di Router.

Di Router, packet tersebut sebelum di kirim ke network tujuan, terlebih dahulu di bongkar dan di ganti IP Sourcenya.dengan sebuah IP public agar router yang menerima packet ini selanjutnya mengerti bahwa packet ini berasal dari IP dari network.

Di network tujuan kembali IP Source diganti dengan router yang menjadi default Gateway dari host destination.

Packet tersebut di terima oleh host komputer ip tujuan.

Baiklah kita mulai masuk ke materi yang sesungguhnya dari NAT.

Dengan NAT, ortang di luar network kita tidak perlu mengetahui IP di dalam LAN kita. NAT akan mengganti ip Source yag disertakan dalam packet data dengan IP tertentun.

Jenis NAT

  1. Static NAT one-to one mapping. NAT jenis ini, administrator mendefinisikan

setiap ip private host ke sebuah ip public. Jika terdapat 10 ip host maka di definiskan 10 ip public di dalam NAT table.

  1. Dynamic NAT di sediakan pool ip public yang direserved untuk di gunakan.

oleh client..

  1. Port Address Translation (PAT) atau overload NAT. NAT ini hanya menggunakan sebuah IP public. Semua IP private dari host akan di ganti oleh sebuah ip public.

Bagusd seh kita praktek ya

Requirement dua buah router yang di hubungkan seperti gambar berikut atau dengan SIMULATOR seperti BOSSON.

Coba configure secara berpasangan dua buah router dengan dua buah PC

Asumsi Ethernet 0, Interface Serial 0 dari router LAB_A sudah di configure IP masing-masing. Demikian juga dengan Ethernet 0, Interface Serial 1 dari router LAB_B. IP, subnet mask dan default gateway PC_1 dan PC_2.

Sebelum memulai praktek, kita pastikan dulu PC_1 dapat berkomunikasi dengan PC_2. gunakan perintah ping x.x.x.x dimana x .x..x..x adalah.ip lawannya. Jika belum bisa, pastikan interface yang terhubung dalam keadaan up status (jangan lupa untuk menambakna clock rate pada interface yang menggunakan DCE connector juga perintah no shutdown);

Router Hostname

E0 IP Address

S0 IP Address

S1 IP Address

LAB_A

192.168.1.1/24

N/A

200.165.1.1/24

LAB_B

192.168.1.1/24

200.165.1.254/24

N/A

Langkah awal dalam mengconfigure NAT adalah mendefinisikan setiap interface apakah termasuk inside atau outside interface tersebut.

LAB_A(config) #interface ethernet 0

LAB_A(config-if) # ip nat inside

LAB_A(config-if) # interface ethernet 1

LAB_A(config-if) # ip nat outside

Configure Static NAT

Lab_A(config)#ip nat inside source static x.x.x.x y.y.y.y

x.x.x.x adalah ip PC_1 dan y.y.y.y adalah ip public yang menggantikan ip x.x.x.x.

Configure Dynamic NAT

Untuk mengconfigure Dynamic NAT terlebih dahulu mendefinisikan pool dari ip public yang akan digunakan (IP public reserved).

LAB_A(config)#ip nat pool IP_KITA x.x.x.x netmask z.z.z.z

IP_KITA adalah nama pool yang akan kita gunkan. Nilai z.z.z.z menentukan range dari host.

Kemudian definiskan access-list yang akan mengontrol ip-private yabf diijinkan meminjam dari pool ip public.

LAB_A(config)#acces-list 99 permit x.x.x.x 0.0.0.0

Langkah terakhir adalah melakukan configurasi mapping dynamic NAT. Sintaksnya hampir sama dengan static NAT, hanya ada tambahan list dan pool. Berikut contoh sintaks dynamic NAT;

LAB_A(config) #ip nat inside source list 99 pool IP_KITA

Angka 99 adalah angka access list yang sudah kita define sebelumnya, sedangkan IP_KITA adalah nama pool yang sudah kita buat sebelumnya.

Configure PAT atau Port Address Translation

Pada PAT ini biasanya IP public yang digunakan untuk menggantikan ip private adalah ip interface router yang terhubung ke internet.

Seperti halnya Dynamic NAT, langkah pertama untuk mengconfigure PAT adalah dengan membuat Access-List terlebih dahulu.

LAB_A(config) #access-list 88 permit x.x.x.x 0.0.0.0

LAB_A(config) #ip nat inside source list 88 interface serial x overload
X adalah ip dari interface default routing.

ok that’s abit about NAT. Any sugestion

4 thoughts on “I’M not NUTs but NAT

  1. ivan October 9, 2006 at 10:16 am Reply

    untuk PAT, misalnya ip address untuk interface outside yg kita dapat dari ISP itu dynamic, cara configure PAT bagaimana ya untuk IP nat poolnya?

  2. jokondo October 10, 2006 at 4:55 am Reply

    Try to answer your question
    Klo konfigurasi PAT menggunakan ip dari interface kan sep ini y cthny

    ===================================
    Int e0
    ip nat inside
    Int e1
    ip nat outside
    Ip nat inside source list 1 interface e1 overload
    Access-list 1 permit any
    ===================================
    So, regardless ip berapapun dari e1 (static or dynamic), router akan
    menggunakan ip tsb utk traffic yg keluar int e1

    Klo konfigurasi PAT menggunakan pool,
    ===================================
    Int e0
    ip nat inside
    Int e1
    ip nat outside
    Ip nat inside source list 1 pool Gue overload
    Ip nat pool Gue 202.155.89.1 202.155.89.2 255.255.255.128
    Access-list 1 permit any
    ===================================
    Regardless ip berapapun dari e1 (static or dynamic), router tidak akan
    menggunakan ip itu
    Tp menggunakan ip dari pool utk traffic yg keluar dari interface e1
    Nah ip pool ini musti ip available yg tidak digunakan oleh host lain😉

  3. rety August 29, 2007 at 8:26 am Reply

    mo nanya nich….
    napa koq hbs pasang software no ip jadinya tiap kali q loging di block gmn donk…..!
    thanks atas bantuannya

  4. Rayap Kota April 2, 2009 at 5:40 pm Reply

    bisa ngak sih ip nat inside kita configure di sub-interface ???

    http://forum.centuri-on.org

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: