<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Dongeng Jawa</title>
	<atom:link href="http://jokondo.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://jokondo.wordpress.com</link>
	<description>Never Ending Improvement</description>
	<lastBuildDate>Tue, 12 May 2009 01:51:24 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='jokondo.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/dccacf0fe904b8b18b30fc88bb20918c?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Dongeng Jawa</title>
		<link>http://jokondo.wordpress.com</link>
	</image>
			<item>
		<title>Interceptor Dalam EJB</title>
		<link>http://jokondo.wordpress.com/2009/05/12/interceptor-dalam-ejb/</link>
		<comments>http://jokondo.wordpress.com/2009/05/12/interceptor-dalam-ejb/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 12 May 2009 01:51:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jokondo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Java]]></category>
		<category><![CDATA[Audit]]></category>
		<category><![CDATA[Callback]]></category>
		<category><![CDATA[EJB]]></category>
		<category><![CDATA[Interceptor]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jokondo.wordpress.com/?p=129</guid>
		<description><![CDATA[Bagaimana caranya jika sebelum atau dan sesudah satu method dapat menyiapkan atau melakukan sesuatu?
Bagaimana membuat class-class service yang kita lebih bersih dari hal2 diluar bisnis proses?
Jika rekan-rekan terbiasa dengan listener class dalam web aplikasi, seperti Session Listener, Request Listener atau Aplication Listener, maka cara kerja mereka sangat mirip jika tidak mau dikatakan sama. Method-method yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jokondo.wordpress.com&blog=331280&post=129&subd=jokondo&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Bagaimana caranya jika sebelum atau dan sesudah satu method dapat menyiapkan atau melakukan sesuatu?<br />
Bagaimana membuat class-class service yang kita lebih bersih dari hal2 diluar bisnis proses?</p>
<p>Jika rekan-rekan terbiasa dengan listener class dalam web aplikasi, seperti Session Listener, Request Listener atau Aplication Listener, maka cara kerja mereka sangat mirip jika tidak mau dikatakan sama. Method-method yang didefine sebagai callback akan diinvoke saat sesuatu terjadi, nah sesuatunnya ini tergantung callback yang mana atau apa dan siapa yang memanggilnya.</p>
<p>Dalam Statefull Session Bean (SFSB), Stateless Session (SLSB) , Message Driven Bean (MDB) atau bahkan Entity Bean, mereka semua memliki interceptor yang disebut callback.  Contoh callbak yang hanya dimiliki oleh SFSB adalag @PrePassivate dan @PostActivate. Kedua Callback ini terkait dengan daur hidup dari SFSB yang akan dipassivate saat instance nya, tidak digunakan dan time out agar dapat digunakan lagi nanti oleh clientnnya dan tidak perlu menginstantiate yang baru.</p>
<p>Setiap method yang didefinisikan @PrePassivate diatas methodnya, maka method tersebut akan dipanggil sesaatsebelum SFB tersebut di Passivete. Hal yang bisa dilakukan dalam method tersebut contohnya adalah menyimpan state dari SFSB tersebut. Dan setiap method yang didefine @PostActivate diatas method tersebut akan diinvoke sesaat setelah object SFSB tersebut di activate lagi container. Yang mentrigger SFSB tersebut di activate adalah adanya client yang membutuhkan SFSB tersebut. hal yang bisa dilakukan didalam method tersebut contohnya adalah meretrieve state yang disimpan saat sebelum di passivate. Dalam SFSB juga ada @Remove yang jika dipanggil maka akan memakas container untuk menghancurkan Object SFSB tersebut.</p>
<p>Jika @Prepassivate dan @PostPassivate digunakan oleh SLSB, maka tidak akan berpengaruh apa-apa, karena pada prinsipnya daur hidup SLSB yang mengatur adalah EJB container.</p>
<p>Semua component EJB memiliki callback @PostConstruct dan @PreDetroy. Dari nama annotation sudah kelihatan kapanm mereka diinvoke oleh container. Method yang diannotate @PostContruct dipanggil oleh container sesaat setelah object component EJB tersebut diinstantiate dan sebelum method-method yang lain dipanggil. Ia didedikasikan dan mendapat kehormatan untuk dipanggil oleh container pertama kali, sebelum yang lainnya. Dan setiap method yang diannotate @PostDestroy akan dipanggil sesaat sebelum component tersebut didestory. Ia disiapkan sebegai saksi dalam eksekusi penghancuran hisupnya component EJB.</p>
<p>Khusus untuk component Entity Bean, mereka memiliki callback tambahan yang terkait dengan data persistent milik mereka. Method @PostLoad akan dipanggil sesaat setelah data dari persistent diload kedalam object yang di intance. Hal yang bisa dilakukan dalam method ini contohnya adalah mengubah data type dan mengkonversinya sehingga dapat diassign pada member variable yang diannotate @Transient.</p>
<p>Selain  itu Entity Bean juga memiliki callback yang dapat ditebak kapan method tersebut akan dipanggil, yaitu;</p>
<p>@PrePersist, @PostPersist, @PreUpdate, @Postupdate , @PreRemove dan @PostRemove. Callback ini semua dapat digunakan untuk mencatat aktivitas yang terkait dengan table, misalnya mencatat siapa yang melakukan update satu data dan kapan terakhir diupdate, yang akan sangat penting untuk kepentingan audit.</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/jokondo.wordpress.com/129/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/jokondo.wordpress.com/129/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/jokondo.wordpress.com/129/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/jokondo.wordpress.com/129/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/jokondo.wordpress.com/129/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/jokondo.wordpress.com/129/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/jokondo.wordpress.com/129/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/jokondo.wordpress.com/129/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/jokondo.wordpress.com/129/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/jokondo.wordpress.com/129/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jokondo.wordpress.com&blog=331280&post=129&subd=jokondo&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jokondo.wordpress.com/2009/05/12/interceptor-dalam-ejb/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5653e3f5fb7f1fdbe6f36011c90caab5?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">jokondo</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Objective 3,  Session Bean bagian 2</title>
		<link>http://jokondo.wordpress.com/2009/02/18/objective-3-session-bean-bagian-2/</link>
		<comments>http://jokondo.wordpress.com/2009/02/18/objective-3-session-bean-bagian-2/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 18 Feb 2009 02:03:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jokondo</dc:creator>
				<category><![CDATA[SCBCD 5]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jokondo.wordpress.com/?p=102</guid>
		<description><![CDATA[Bagi client, session object adalah non-persistent object yang mengimplement bisnis logic dalam server. Dengan kata lain sesion object logical extention bagi program client yang berjalan di dalam server. Session object tidak di share antara client satu dengan yang lain (jika clientnya lebih dari satu).
Sesuai namanya SFSB (Statefull Session Bean), mempertahan state-nya untuk sebuah session dan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jokondo.wordpress.com&blog=331280&post=102&subd=jokondo&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Bagi client, session object adalah non-persistent object yang mengimplement bisnis logic dalam server. Dengan kata lain sesion object logical extention bagi program client yang berjalan di dalam server. Session object tidak di share antara client satu dengan yang lain (jika clientnya lebih dari satu).</p>
<p>Sesuai namanya SFSB (Statefull Session Bean), mempertahan state-nya untuk sebuah session dan tidak akan di share yang berbeda dengan SLSB (Stateless Session Bean) yang disimpan dalam pool.</p>
<p>Setelah kita menyentuh bagaimana permukaan session bean dalam EJB pada <a href="http://jokondo.wordpress.com/2009/02/06/objective-3-statefull-session-bean/">bagian pertama</a>, coba kita lebih dalam lagi pada bagian ini  mengenai Lifecyclenya.</p>
<p>SFSB  memiliki callback interceptor method <tt class="filename">PostConstruct</tt>, <tt class="filename">PreDestroy</tt>, <tt class="filename">PrePassivate</tt>,  dan <tt class="filename">PostActivate</tt>. Ketiga lifecycle callback interceptor methods dapat digunakan oleh SFSB, sedangkan untuk SLSB<tt class="filename"> PostConstruct</tt> dan <tt class="filename">PreDestroy, dan jikalaupun ada </tt><tt class="filename">kedua callbacak interceptor method (PoastActivate dan PrePassivate)</tt><tt class="filename"> di SLSB, maka callback </tt>ini akan diabaikan.</p>
<p>Sekali lagiPrepassivate dan PostActivate khusus hanya untuk SFSB.!</p>
<p>sesuai namanya, method-method callback tersebut akan digunakan (<em>invoked</em>)</p>
<p>PostConstruct akan dipanggil sesaat setelah di buat objectnya dan sebelum ada bisnis method yang dipanggil.</p>
<p>PreDestroy akan dipanggil sesaat sebelum object tersebut diclaim oleh GC atau dihancurkan</p>
<p>PrePassivate dipanggil sesaat sebelum SFSB memasuki phase passive (ingat, yang memanage lifecycle SFSB adalah bean container)</p>
<p>dan PostActivate dipanggil sesaat setelah diaktifkan kembali dan sebelum method yang lainnya dipanggil.</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/jokondo.wordpress.com/102/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/jokondo.wordpress.com/102/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/jokondo.wordpress.com/102/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/jokondo.wordpress.com/102/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/jokondo.wordpress.com/102/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/jokondo.wordpress.com/102/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/jokondo.wordpress.com/102/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/jokondo.wordpress.com/102/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/jokondo.wordpress.com/102/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/jokondo.wordpress.com/102/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jokondo.wordpress.com&blog=331280&post=102&subd=jokondo&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jokondo.wordpress.com/2009/02/18/objective-3-session-bean-bagian-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5653e3f5fb7f1fdbe6f36011c90caab5?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">jokondo</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kebutuhan data pendukung pengambillan keputusan bisnis</title>
		<link>http://jokondo.wordpress.com/2009/02/10/kebutuhan-data-pendukung-pengambillan-keputusan-bisnis/</link>
		<comments>http://jokondo.wordpress.com/2009/02/10/kebutuhan-data-pendukung-pengambillan-keputusan-bisnis/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 10 Feb 2009 00:54:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jokondo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Data Warehouse]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jokondo.wordpress.com/?p=120</guid>
		<description><![CDATA[Penggunaan IT pada setiap organisasi untuk mendukung jalannya operasionalnya adalah suatu hal yang tidak bisa dipungkiri, terutama organisasi-organisasi bisnis. Dari mulai toko kecil alfamart/idomart/ceriamart di pasar hingga gerai besar semacam Giant, Carrefour menggunakan aplikasi POST (Poin Of Sale Transaction). Dibidang airline dengan aplikasi reservasi, hingga bisnis support  semacam loyalty program tidak lepas dari software [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jokondo.wordpress.com&blog=331280&post=120&subd=jokondo&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Penggunaan IT pada setiap organisasi untuk mendukung jalannya operasionalnya adalah suatu hal yang tidak bisa dipungkiri, terutama organisasi-organisasi bisnis. Dari mulai toko kecil alfamart/idomart/ceriamart di pasar hingga gerai besar semacam Giant, Carrefour menggunakan aplikasi POST (Poin Of Sale Transaction). Dibidang airline dengan aplikasi reservasi, hingga bisnis support  semacam loyalty program tidak lepas dari software untuk menjalankan bisnisnya. Implikasi dari adanya software-software yang bersifat data centric (aplikasi tersebut menyimpan data dan biasanya dalam database) adalah tumpukan data transaksi yang tidak informatif dan tidak penting bagi stakeholder alasannya karena stakeholder memerlukan informasi yang agregate dan menggambarkan kondisi organisasi bisnis saat ini yang memerlukan data tidak hanya dari satu sumber (satu aplikasi operasional)  tapi sebisa mungkin dari hampir setiap departement/bagian organisasinya sehingga bisa dijadikan dasar untuk pengambilan keputusan.</p>
<p>Banyak jalan menuju Mekah, banyak cara untuk memberikan informasi bagi stakeholder diantaranya dengan mengandalkan reporting dari setiap aplikasi. Hanya saja tidak feasible karena stakeholder perlu menggabungkannya setiap report yang digenerate dari setiap software yang dimiliki organisasi tersebut. Cara yang paling feasible menurut saya adalah dengan membangun data warehouse.</p>
<p>Data warehouse adalah salah satu tahapan dalam penggunaan data yang ekstensive untuk mendapatkan keunggualan kompetitif yang sukar ditiru oleh organisasi lain. Ingat, saat suatu keunggulan mudah ditiru, maka keunggulan tersebut akan cepat menjadi komoditas dan tidak bisa dijadikan kekuatan dalam persaingan bisnis. Tahap setelah data warehouse tentunya adalah data mining.</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/jokondo.wordpress.com/120/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/jokondo.wordpress.com/120/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/jokondo.wordpress.com/120/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/jokondo.wordpress.com/120/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/jokondo.wordpress.com/120/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/jokondo.wordpress.com/120/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/jokondo.wordpress.com/120/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/jokondo.wordpress.com/120/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/jokondo.wordpress.com/120/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/jokondo.wordpress.com/120/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jokondo.wordpress.com&blog=331280&post=120&subd=jokondo&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jokondo.wordpress.com/2009/02/10/kebutuhan-data-pendukung-pengambillan-keputusan-bisnis/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5653e3f5fb7f1fdbe6f36011c90caab5?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">jokondo</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Enviroment Setup EJB3 dengan JBOSS</title>
		<link>http://jokondo.wordpress.com/2009/02/09/enviroment-setup-ejb3-dengan-jboss/</link>
		<comments>http://jokondo.wordpress.com/2009/02/09/enviroment-setup-ejb3-dengan-jboss/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 09 Feb 2009 12:05:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jokondo</dc:creator>
				<category><![CDATA[SCBCD 5]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jokondo.wordpress.com/?p=105</guid>
		<description><![CDATA[Sebelum menyiapkan environment untuk coding, dipastikan JDK 1.5 sudah terinstall dan sudah ditambahkan path JAVA_HOME. Setiap web/aplication server akan mencari path JAVA_HOME ini. Selnajut dapat diikuti langkah-langkah selanjutnya.
Langkah-langkah untuk menyiapkan environtment untuk coding EJB 3 adalah sebagai berikut;
1. Siapkan  Application Server yang akan digunakan, dalam kasus ini saya menggunakan JBOSS versi 4.0.5 dengan menggunakan jems-installer. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jokondo.wordpress.com&blog=331280&post=105&subd=jokondo&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Sebelum menyiapkan environment untuk coding, dipastikan JDK 1.5 sudah terinstall dan sudah ditambahkan path JAVA_HOME. Setiap web/aplication server akan mencari path JAVA_HOME ini. Selnajut dapat diikuti langkah-langkah selanjutnya.</p>
<p>Langkah-langkah untuk menyiapkan environtment untuk coding EJB 3 adalah sebagai berikut;</p>
<p>1. Siapkan  Application Server yang akan digunakan, dalam kasus ini saya menggunakan JBOSS versi 4.0.5 dengan menggunakan <a href="http://www.jboss.org/jbossas/downloads/">jems-installer</a>. Kemudian file jar tersebut dapat dieksekusi dengan command</p>
<pre class="brush: java;">
C:\java -jar jems-installer-1.2.0.BETA3
</pre>
<p>Bagian penting saat install JBOSS adalah saat memilih profile, pilih EJB profile bukan yang lainnya.</p>
<p style="text-align:center;"><img class="size-thumbnail wp-image-115 aligncenter" title="Jems_Installer_Profile" src="http://jokondo.files.wordpress.com/2009/02/52.jpg?w=409&#038;h=222" alt="Jems_Installer_Profile" width="409" height="222" /></p>
<p style="text-align:left;">2. Install IDE Eclipse, pada kasus ini saya menggunakan eclipse Release 3.2  dengan plugin eclipse jboss plugin. JBoss  eclipse dapat didownload dari  <a href="http://www.jboss.org/jbosside/download/old_downloads.html">sini, </a>Eclipse IDEnya sendiri dapat di download dari <a href="http://www.eclipse.org/downloads/">sini </a>.</p>
<p style="text-align:left;">Referensi</p>
<p style="text-align:left;"><a href="http://java.boot.by/scbcd5-guide/index.html">http://java.boot.by/scbcd5-guide/index.html</a></p>
<p style="text-align:left;">
<p style="text-align:left;">
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/jokondo.wordpress.com/105/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/jokondo.wordpress.com/105/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/jokondo.wordpress.com/105/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/jokondo.wordpress.com/105/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/jokondo.wordpress.com/105/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/jokondo.wordpress.com/105/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/jokondo.wordpress.com/105/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/jokondo.wordpress.com/105/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/jokondo.wordpress.com/105/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/jokondo.wordpress.com/105/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jokondo.wordpress.com&blog=331280&post=105&subd=jokondo&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jokondo.wordpress.com/2009/02/09/enviroment-setup-ejb3-dengan-jboss/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5653e3f5fb7f1fdbe6f36011c90caab5?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">jokondo</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://jokondo.files.wordpress.com/2009/02/52.jpg?w=128" medium="image">
			<media:title type="html">Jems_Installer_Profile</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Objective 3, Statefull Session Bean bagian 1</title>
		<link>http://jokondo.wordpress.com/2009/02/06/objective-3-statefull-session-bean/</link>
		<comments>http://jokondo.wordpress.com/2009/02/06/objective-3-statefull-session-bean/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 06 Feb 2009 03:43:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jokondo</dc:creator>
				<category><![CDATA[SCBCD 5]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jokondo.wordpress.com/?p=95</guid>
		<description><![CDATA[Dalam SCBCD, dituntut pengetahuan bagaimana sifat2 Statefull Session Bean  (SFSB), life cycle dari SFSB dan callback dari interceptor.
Kapan dan bagaimana digunakan, bisa di baca ditutorial lain. Kita fokus pada SFSB itu sendiri bagaimana:
Saat Statefull Bean dieksekusi oleh pengguna nya (client), yang dipanggil adalah bisnis interface reference dari dari EJB Container oleh lookup JNDI,bukan object [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jokondo.wordpress.com&blog=331280&post=95&subd=jokondo&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Dalam SCBCD, dituntut pengetahuan bagaimana sifat2 Statefull Session Bean  (SFSB), life cycle dari SFSB dan callback dari interceptor.<br />
Kapan dan bagaimana digunakan, bisa di baca ditutorial lain. Kita fokus pada SFSB itu sendiri bagaimana:</p>
<p>Saat Statefull Bean dieksekusi oleh pengguna nya (client), yang dipanggil adalah bisnis interface reference dari dari EJB Container oleh lookup JNDI,bukan object nya itu sendiri.</p>
<p>Dan berikut adalah interface contoh yang akan kita gunakan dan Session Bean mengimplement interface ini:</p>
<pre class="brush: java;">
package by.iba.ejb;
import javax.ejb.Remote;
@Remote
public interface StatefulCalculator {

    public double add(double a);
    public double subtract(double a);
    public double multiply(double a);
    public double divide(double a);
    public void clean();

    public void turnOff();

}
</pre>
<p>Bisnis method,dalam hal ini Bean Calculator memiliki beberapa bisnis method yang dapat dipanggil oleh client,<br />
add(double a); subtract(double a); multiply(double a); divide(double a);clean(); turnOff();<br />
method ini sebelumnya di define di interface yang sudah diannotate @Remote atau @Lokal dan di over ride oleh bean dimana bisnis kita taruh.<br />
Lebih lengkapnya sebagai berikut.</p>
<pre class="brush: java;">
package by.iba.ejb;

import javax.annotation.PostConstruct;
import javax.annotation.PreDestroy;
import javax.ejb.EJB;
import javax.ejb.Remove;
import javax.ejb.Stateful;

@Stateful
public  class StatefulCalculatorBean implements StatefulCalculator {

    @EJB private StatelessCalculator calculator;

    double register = 0;

    public double add(double a) {
        register = calculator.add(register, a);
        return register;
    }

    public double subtract(double a) {
        register = calculator.subtract(register, a);
        return register;
    }

    public double multiply(double a) {
        register = calculator.multiply(register, a);
        return register;
    }

    public double divide(double a) {
        register = calculator.divide(register, a);
        return register;
    }

    public void clean() {
        register = 0;
    }

    @Remove
    public void turnOff() {
        System.out.println(&quot;[StatefulCalculatorBean] Good bye ! I gotta split !&quot;);
    }

    @SuppressWarnings(&quot;unused&quot;)
    @PostConstruct
    private void afterCreated() {
        System.out.println(&quot;[StatefulCalculatorBean] PostConstruct callback !&quot;);
    }

    @SuppressWarnings(&quot;unused&quot;)
    @PreDestroy
    private void beforeRemoved() {
        System.out.println(&quot;[StatefulCalculatorBean] PreDestroy callback !&quot;);
    }
}
</pre>
<p>Dengan sebuah interface dan sebuah class yang telah diannotate seperti diatas, kita sudha bisa menggunakan dan mendeploy EJB componen tersebut dalam Aplictaion server yang telah kita sediakan. Untuk menguji apakah EJB SFSB kita dapat berjalan atau tidak, kita bisa menggunakan main class application seperti dibawah ini :</p>
<pre class="brush: java;">
package by.iba.client;

import javax.naming.Context;
import javax.naming.InitialContext;
import javax.naming.NamingException;
import javax.rmi.PortableRemoteObject;

import by.iba.ejb.StatelessCalculator;

public class CalculatorClient {

    public static void main(String[] args) {
        try {
            Context jndiContext = new InitialContext();
            Object ref = jndiContext.lookup(&quot;StatelessCalculatorBean/remote&quot;);
            StatelessCalculator calc = (StatelessCalculator) PortableRemoteObject
                    .narrow(ref, StatelessCalculator.class);

            System.out.println(&quot;4 + 3 = &quot; + calc.add(4,3));
            System.out.println(&quot;4 - 3 = &quot; + calc.subtract(4,3));
            System.out.println(&quot;4 * 3 = &quot; + calc.multiply(4,3));
            System.out.println(&quot;4 / 3 = &quot; + calc.divide(4,3));

        } catch (NamingException ne) {
            ne.printStackTrace();
        }
    }
}
</pre>
<p>Reference<br />
<a href="http://java.boot.by/scbcd5-guide/">http://java.boot.by/scbcd5-guide/</a></p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/jokondo.wordpress.com/95/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/jokondo.wordpress.com/95/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/jokondo.wordpress.com/95/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/jokondo.wordpress.com/95/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/jokondo.wordpress.com/95/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/jokondo.wordpress.com/95/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/jokondo.wordpress.com/95/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/jokondo.wordpress.com/95/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/jokondo.wordpress.com/95/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/jokondo.wordpress.com/95/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jokondo.wordpress.com&blog=331280&post=95&subd=jokondo&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jokondo.wordpress.com/2009/02/06/objective-3-statefull-session-bean/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5653e3f5fb7f1fdbe6f36011c90caab5?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">jokondo</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Bulan Lalu dan sekarang</title>
		<link>http://jokondo.wordpress.com/2008/10/23/bulan-lalu-dan-sekarang/</link>
		<comments>http://jokondo.wordpress.com/2008/10/23/bulan-lalu-dan-sekarang/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 23 Oct 2008 02:51:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jokondo</dc:creator>
				<category><![CDATA[MTI]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jokondo.wordpress.com/?p=89</guid>
		<description><![CDATA[&#60;!&#8211; 		@page { size: 8.5in 11in; margin: 0.79in } 		P { margin-bottom: 0.08in } 	&#8211;&#62;
Alhamdulillah bulan lalu proposal TESIS di setujui pembimbing saya sekaligus ketua MTI UI.
TA yang sedang saya garap mengambil topik Data warehouse dan data mining. Awalnay saya bingung mau ngapain, tapi setelah baca-baca beberapa tesis terdahulu, mulai ada gambaran mau melangkah kemana. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jokondo.wordpress.com&blog=331280&post=89&subd=jokondo&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>&lt;!&#8211; 		@page { size: 8.5in 11in; margin: 0.79in } 		P { margin-bottom: 0.08in } 	&#8211;&gt;</p>
<p style="margin-bottom:0;">Alhamdulillah bulan lalu proposal TESIS di setujui pembimbing saya sekaligus ketua MTI UI.</p>
<p style="margin-bottom:0;">TA yang sedang saya garap mengambil topik Data warehouse dan data mining. Awalnay saya bingung mau ngapain, tapi setelah baca-baca beberapa tesis terdahulu, mulai ada gambaran mau melangkah kemana. Pembimbing saya minta saya baca Tesis punya mas Syahreza Zain, senior yang juga bimbingannya pak Yudho yang mengambil topik yang sama dengan studi kasus Indosat.</p>
<p style="margin-bottom:0;">
<p style="margin-bottom:0;">Bismillah aku niat perang melawan kemalasan dan kelalaian&#8230;.SAMPAI TITIK DARAH PENGHABISAN  atau bayar lagi SPP 10 jetii waaaaaaaaaaaaaa, bisa puasa terus istri di rumah.</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/jokondo.wordpress.com/89/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/jokondo.wordpress.com/89/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/jokondo.wordpress.com/89/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/jokondo.wordpress.com/89/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/jokondo.wordpress.com/89/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/jokondo.wordpress.com/89/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/jokondo.wordpress.com/89/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/jokondo.wordpress.com/89/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/jokondo.wordpress.com/89/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/jokondo.wordpress.com/89/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jokondo.wordpress.com&blog=331280&post=89&subd=jokondo&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jokondo.wordpress.com/2008/10/23/bulan-lalu-dan-sekarang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5653e3f5fb7f1fdbe6f36011c90caab5?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">jokondo</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Artikel lama dari blog http://hnawri.wordpress.com/</title>
		<link>http://jokondo.wordpress.com/2008/09/09/artikel-lama-dari-blog-httphnawriwordpresscom/</link>
		<comments>http://jokondo.wordpress.com/2008/09/09/artikel-lama-dari-blog-httphnawriwordpresscom/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 09 Sep 2008 22:40:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jokondo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jokondo.wordpress.com/?p=87</guid>
		<description><![CDATA[
USD vs Euro vs Rupiah
May 27, 2008 by hnawri



Taken from Indonesian Telecommunication Expert &#38; Professional
Dulu rata-rata kita menduga kalau alasan Amerika berperang ke Iraq ini karena:
01. Amerika ingin menghancurkan Islam;
02. Amerika ingin melibas terorisme;
03. Amerika itu memang bandit
04. Bush mau dendam secara pribadi kepada Saddam yang dulu gagal dihancurkan Bapaknya Bush Senior.
05. Ini ulahnya Yahudi [intelektual [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jokondo.wordpress.com&blog=331280&post=87&subd=jokondo&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><div class="posttitle">
<h2><a title="Permanent Link to USD vs Euro vs Rupiah" rel="bookmark" href="http://hnawri.wordpress.com/2008/05/27/usd-vs-euro-vs-rupiah/">USD vs Euro vs Rupiah</a></h2>
<p class="postmetadata">May 27, 2008 by <a title="Posts by hnawri" href="http://hnawri.wordpress.com/author/hnawri/">hnawri</a></p>
</div>
<div class="entry">
<div class="snap_preview">
<p>Taken from Indonesian Telecommunication Expert &amp; Professional</p>
<p>Dulu rata-rata kita menduga kalau alasan Amerika berperang ke Iraq ini karena:</p>
<p>01. Amerika ingin menghancurkan Islam;</p>
<p>02. Amerika ingin melibas terorisme;</p>
<p>03. Amerika itu memang bandit</p>
<p>04. Bush mau dendam secara pribadi kepada Saddam yang dulu gagal dihancurkan Bapaknya Bush Senior.</p>
<p>05. Ini ulahnya Yahudi [intelektual kriminal Perle &amp; Wolfowitz ] yang saat itu jadi penasehat utamanya Bush;</p>
<p>06. Ini perang buat menguasai minyaknya Iraq …</p>
<p>07. Dan variasi-variasi lainnya.</p>
<p>Kini terbukti semua pandangan itu tidak 100% salah tapi juga “salah”, karena itu semuanya cuma masalah kecilnya saja. Semua dugaan kita Itu semuanya tidak menjelaskan alasan utamanya perang Iraq ini dari sudut pandang si Amerika sendiri. Karena, tujuan paling utama dari perang Iraq ini adalah:</p>
<p>Menyelamatkan dollar dari euro</p>
<p>Di mata Amerika yang dulu menghadiahkan rezim Suharto ke Indonesia , dosa Iraq yang terbesar adalah ketika Iraq [Saddam] tahun 2000 lalu minta ke PBB supaya semua minyaknya dibayar menggunakan euro; plus semua uang milik Irak [$10 bilyun] dikonversikan ke euro dari dollar..</p>
<p>Dulu semua orang bilang kalau itu ide Saddam ini tindakan bodoh karena euro waktu itu masih 90% dari nilai dollar dan euro pun dari sejak dikeluarkan [Januari 1999] terus menerus terdepresiasi lawan dollar yang waktu itu demand (permintaan) nya memang kuat sekali karena penipuan akuntasi besar-besaran sedang terjadi di bursa efeknya — dan investor asing juga perlu dollar untuk main di bursanya.</p>
<p>Tapi, sekarang ini euro ternyata sudah terapresiasi sebesar hampir 100% dari harga sebelumnya! Berarti apa, langkah “gilanya” Saddam tahun 2000 dulu itu ternyata sangat menguntungkan dan bahkan jenius! Langkah ini pula yang sekarang sedang dikaji oleh Iran yang cuma mau menerima transaksi minyak dengan euro dan menolak dollar. Dan di dunia ini, kartel perdagangan yang terkuat ya cuma minyak saja.</p>
<p>Kartel mobil, atau komputer, atau produk-produk lain praktis tidak eksis. Minyak — siapapun harus beli minyak. Terus perhatikan lagi, anggota OPEC itu rata-rata isinya adalah musuh-musuh Amerika yang nyata-nyata memang benci kepada Amerika, karena rata-rata negara Islam, yang bukan Islam pun seperti Venezuela yang dipimpin sama presiden Chavez malah lebih parah lagi anti Amerikanya.</p>
<p>Kalau saja semua anggota kartel minyak ini memang mau “jahat” dan main “evil” terhadap Amerika, maka caranya gampang sekali: mereka cukup bilang, kita sekarang cuman mau transaksi pake euro dan selesailah dollarnya Amerika! Bangkrut serta kiamat jugalah si kapitalis Amerika ini!</p>
<p>Kita yang tidak punya background ekonomi mungkin bingung. Koq bisa bangkrut?</p>
<p>Orang yang bisa hitung-hitungan ekonomi bisa menjelaskan begini, Kalau kita punya uang tunai $1, di tangan, maka secara ekonomi itu artinya<br />
adalah Anda memberi hutang ke Bank Federalnya Amerika dan Bank Federalnya Amerika itu “berjanji” akan membayar hutangnya sebesar $1 itu!</p>
<p>Sekarang, karena kita tinggal di Indonesia yang rupiahnya sangat parah itu; maka jelas secara rasional kita berusaha terus memegang $1 di tangan itu dari pada ditukar ke rupiah. bukan begitu! Jadi, secara ekonomi itu artinya Bank Federal Amerika tidak perlu menebus hutangnya karena hutangnya yang $1 itu tidak kita minta untuk dibayar.</p>
<p>Artinya: Amerika itu bisa berhutang tanpa perlu bayar sama sekali — [sepanjang ekonominya memang masih kuat!] sepanjang greenback atau dollar itu masih jadi standard pengganti emas.</p>
<p>Dengan alasan inilah makanya Amerika itu berani main defisit gila-gilaan selama ini karena toh mereka MEMANG tidak perlu membayar defisitnya sebab orang sedunialah yang harus membayar defisitnya Amerika itu!</p>
<p>Supaya jelas mari kita lihat rupiah; kalau budget RI itu defisit maka negara Republik Indonesia ini harus nombok dengan cara menjual barang [eksport] atau mencari utangan [CGI]. jadi, defisitnya negara seperti Indonesia yang gemah ripah loh jinawi ini betul-betul adalah “defisit” yang harus dibayar; yang kalau tidak bisa bayar ya seperti yang kita alami pada tahun 1997 yang sampai sekarang juga belum pulih yaitu</p>
<p>KRISMON!</p>
<p>Tapi Amerika lain! Defisit buat Amerika berarti justru malah positif karena defisit Amerika itu cara bayarnya adalah dengan cara memotong nilai $1 yang kita pegang itu secara intristik. Berarti, kalau Amerika defisit maka yang rugi adalah kita orang non-Amerika yang pegang dollar!</p>
<p>Cara kerja sistem ekonomi kapitalis yang imperialistik ini berlaku sepanjang orang seperti kita dan negara Republik Indonesia itu masih “percaya” dengan dollar dan menyimpan cadangan devisanya dalam bentuk dollar!</p>
<p>Eropa tahu persis tentang strategi makan gratis dan utang tidak perlu bayar ini. Karena itulah Eropa sekarang punya euro. Tujuannya Euro sebetulnya ya cuma satu itu: ikut menikmati utang gratisan dari orang-orang seperti kita tadi.</p>
<p>Dan saudara-saudara sekalian yang paling mengerikan buat amerika yang diambang kiamat itu apa? itu adalah kenyataan bahwa 80% US $ itu ada di luar negeri ya ditangan negara-negara seperti Indonesia ini, Cina, Jepang , India dan negara-negara asia lainnya .</p>
<p>Apa arti situasi begini bagi AMERIKA? ya seperti saya tadi bilang…,</p>
<p>KALAU mendadak saja semua negara penghasil minyak bilang “sekarang kita transaksi cuman pake euro”! Dan ini mungkin sekali terjadi karena semua negara perlu beli minyak! Sehingga tekanan dari negara penghasil minyak itu bakal membuat negara-negara sepetti Cina atau Jepang menjual dollarnya dan beli euro.</p>
<p>Semuanya HEGEMONI Amerika dalam sekejab akan berantakan dan ini artinya apa?…KIAMAT Sebab kalau ini terjadi ini artinya sama saja dengan semua negara-negara pemegang US $ itu bilang…Amerika sekarang kamu harus bayar utang! Dan tentu saja: kalau dalam sekejab Amerika pun harus membayar hutangnya dan mendongkrak Euro tadi, dalam sekejab pula ekonomi Amerika bangkrut berantakan persis seperti waktu bank dalam negeri di rush nasabahnya jaman krismon dulu. Dan lebih mengerikan lagi, ekonomi Amerika pun bisa dalam sedetik bakal inflasi ribuan persen [karena semua orang menjual dollar dan membeli euro], perusahaan Amerika menjadi tidak ada harganya [persis seperti krismon di Indonesia tahun 1998 dulu] dan ajaibnya lagi –orang Amerika pun tiba-tiba jadi persis sama dengan orang-orang miskin dari Afrika sana karena mendadak saja semua kekayaan mereka itu cuma kertas tidak ada harganya.dan lebih sial lagi…, dengan bangkrutnya dollar praktis cuma Amerika bakal bangkrut sendirian, negara-negara lain tidak ikut bangkrut karena ada Euro yang bisa menjadi penyelamatnya!</p>
<p>Bila anda menentang invasi AS ke iraq , dan anda belum bisa ikut terjun perang membela rakyat Iraq , atau anda belum punya cukup donasi untuk membantu rakyat iraq, cukup anda segera lepas simpanan US $ anda atau ditukar dng euro, atau anda sebarkan email ini seluas-luasnya !!</p></div>
</div>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/jokondo.wordpress.com/87/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/jokondo.wordpress.com/87/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/jokondo.wordpress.com/87/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/jokondo.wordpress.com/87/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/jokondo.wordpress.com/87/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/jokondo.wordpress.com/87/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/jokondo.wordpress.com/87/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/jokondo.wordpress.com/87/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/jokondo.wordpress.com/87/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/jokondo.wordpress.com/87/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/jokondo.wordpress.com/87/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/jokondo.wordpress.com/87/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jokondo.wordpress.com&blog=331280&post=87&subd=jokondo&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jokondo.wordpress.com/2008/09/09/artikel-lama-dari-blog-httphnawriwordpresscom/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5653e3f5fb7f1fdbe6f36011c90caab5?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">jokondo</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Repost dari blog rekan</title>
		<link>http://jokondo.wordpress.com/2008/09/09/repost-dari-blog-rekan/</link>
		<comments>http://jokondo.wordpress.com/2008/09/09/repost-dari-blog-rekan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 09 Sep 2008 01:35:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jokondo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Islam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jokondo.wordpress.com/?p=80</guid>
		<description><![CDATA[Judul diatas saya ambil dari catatan produser Billy Soemawisastra, Kepala Pendidikan dan Pelatihan Liputan 6 di www.liputan6.com adalah seorang yg mempunyai posisi bagus disebuah Stasiun TV swasta terkemuka di Indonesia. tulisan beliau bisa dilihat di http://www.liputan6.com/producer/?id=78.
Tidak ada satupun manusia diatas muka bumi ini suka kekerasan. Bahkan Israel sang penjajah dan penjahat dunia itupun ingin masuk [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jokondo.wordpress.com&blog=331280&post=80&subd=jokondo&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Judul diatas saya ambil dari catatan produser <strong><span style="font-weight:normal;">Billy Soemawisastra, </span><span style="font-weight:normal;">Kepala Pendidikan dan Pelatihan Liputan 6 di www.liputan6.com adalah seorang yg mempunyai posisi bagus disebuah Stasiun TV swasta terkemuka di Indonesia. tulisan beliau bisa dilihat di http://www.liputan6.com/producer/?id=78.</span></strong></p>
<p><strong>Tidak ada satupun manusia diatas muka bumi ini suka kekerasan. Bahkan Israel sang penjajah dan penjahat dunia itupun ingin masuk merebut Palestina kalau perlu tidak usah pakai senjata. Tinggal masuk dan duduk manis sambil nyeruput kopi.</strong></p>
<p><strong>Benar sekali mas Billy menuliskan Islam adalah selamat. Artinya Islam menginginkan keselamatan dan perdamaian. Tapi mas Billy jangan lupa, Rosululloh membawa Islam ini penuh dengan tekanan dari pihak luar islam (kafirun) dan dalam islam (munafikun dan nabi palsu).</strong></p>
<p><strong>Selamat itu terjadi dengan power mas. Selamat saja tanpa power, hanya lips service saja. Sedangkan power tanpa selamat, anarki mas. Semua agama mengajarkan ini, budha dengan welas asih dan Kempo nya. Islam Dakwah dan jihad.</strong></p>
<p><strong>Kempo itu dari Biksu budha. Biksu yg tidak makan daging dan pemaaf, tapi menciptakan ilmu KEMPO, Shaolin, Jujitsu dsb. Bagaimana untuk selamat dan mempertahnkan diri.<br />
Islampun demikian. Kalau mau selamat yah harus bisa berjihad, untuk menjaga keselamatan dan menuju selamat itu sendiri. Semua Ustad mengajarkan ini mas Billy. Kecuali Ahmadiyah, karena tidak ada kata Jihad terhadap penjajah didalam ahmadiyah. (Ahmadiyah dibuat Inggris untuk menghilangkan kata jihad di negri India)</strong></p>
<p><strong>FPI bukan anarkis, tapi menjaga agama Islam ini dari tangan kotor yang menodai Islam. Kalau anarkis itu tepatnya ditujukan kepada pihak zalim yang mengukung kebenaran. Bukan kepada pihak yg membela kebenaran. Kebenaran itu ada pada agama mas. Orang yang beragama saja yang tau mana yg bener dan yang salah. duit dia atau duit orang lain, bini dia atau bini orang lain, air putih atau bir, aurat atau urat.</strong></p>
<p><strong>Karena mayoritas negri ini Islam, maka cara pandangnya seperti diatas. Agama Islam mengajarkan menutup Aurat, mengharamkan judi dan khamr. Kalau kami FPI berjihad menjaga agama dan akhlak anak cucu kami dengan menghancurkan tempat itu, bagi kami ini bukan anarki mas. Harusnya Polisi dan masyarakat yg muslim berterima kasih kepada kami. Di UU dan Perda ada kok mas larangan tempat seperti ini.</strong></p>
<p><strong>Yang menyebut kami anarki adalah : personal dan kelompok yang berani melanggar nilai agama seperti mucikari, lonte dan pengelola tempat hiburan serta penikmat hiburan. Mohon maaf yah mas Bily semoga bukan bagian dari bagian yg saya sebut diatas.</strong></p>
<p><strong>Untuk masalah dialog dan diskusi, sudah kami lakukan ke pihak berwajib, bagaimna menjalankan perda dan undang2 negara pada tempat seperti itu. Karena aparat merasa berat karena si pengelola mempunyai uang yang banyak, yah kami sikatlah. mohon maaf lagi yah mas billy kalu ada teman atau keluarga yg kena hajar laskar kami.</strong></p>
<p><strong>Undang-undang dinegara ini kami hargai, buktinya Habib Riziq gentle datang ke POLDA dan langsung ditahan, padahal beliau tidak ada di monas dan tidak mukul orang lain. Bingung kan mas? sedangkan sang penghasut dan pemfitnah masih asik nari hula-hula.</strong></p>
<p><strong>Mas Bily bayangkan kalau keluarga mas Bily di nodai oleh pihak lain, apa yg mas bily lakukan sebagai kepala keluarga. Tersenyum dan negoisasi?</strong></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/jokondo.wordpress.com/80/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/jokondo.wordpress.com/80/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/jokondo.wordpress.com/80/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/jokondo.wordpress.com/80/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/jokondo.wordpress.com/80/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/jokondo.wordpress.com/80/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/jokondo.wordpress.com/80/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/jokondo.wordpress.com/80/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/jokondo.wordpress.com/80/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/jokondo.wordpress.com/80/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/jokondo.wordpress.com/80/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/jokondo.wordpress.com/80/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jokondo.wordpress.com&blog=331280&post=80&subd=jokondo&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jokondo.wordpress.com/2008/09/09/repost-dari-blog-rekan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5653e3f5fb7f1fdbe6f36011c90caab5?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">jokondo</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Exception EJB 3 dan Transaction,</title>
		<link>http://jokondo.wordpress.com/2008/03/14/exception-ejb-3-dan-transaction/</link>
		<comments>http://jokondo.wordpress.com/2008/03/14/exception-ejb-3-dan-transaction/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 14 Mar 2008 10:34:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jokondo</dc:creator>
				<category><![CDATA[SCBCD 5]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jokondo.wordpress.com/?p=71</guid>
		<description><![CDATA[Exception dalam lingkup EJB 3 di bagi menjadi 2; Aplication Exception dan System Exception. Yang masuk dalam katagori aplication exception adalah exception-exception yang terjadi terkait dengan bussines logic, contohnya adalah exception yang terjadi karena jumlah pembayaran lebih besar dibandingkan account balance client.System Exception sendiri terkait dengan exception yang terjadi karena system, seperti koneksi database yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jokondo.wordpress.com&blog=331280&post=71&subd=jokondo&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Exception dalam lingkup EJB 3 di bagi menjadi 2; <i>Aplication Exception</i> dan <i>System Exception.</i> Yang masuk dalam katagori aplication exception adalah exception-exception yang terjadi terkait dengan bussines logic, contohnya adalah exception yang terjadi karena jumlah pembayaran lebih besar dibandingkan account balance client.System Exception sendiri terkait dengan exception yang terjadi karena system, seperti koneksi database yang tidak tersedia.</p>
<p>System exception secara otomotis transaction di roll back, sedangkan aplication exception mesti di tentukan tingkah lakunya, apakah akan di rollback atau tidak.</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/jokondo.wordpress.com/71/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/jokondo.wordpress.com/71/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/jokondo.wordpress.com/71/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/jokondo.wordpress.com/71/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/jokondo.wordpress.com/71/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/jokondo.wordpress.com/71/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/jokondo.wordpress.com/71/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/jokondo.wordpress.com/71/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/jokondo.wordpress.com/71/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/jokondo.wordpress.com/71/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/jokondo.wordpress.com/71/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/jokondo.wordpress.com/71/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jokondo.wordpress.com&blog=331280&post=71&subd=jokondo&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jokondo.wordpress.com/2008/03/14/exception-ejb-3-dan-transaction/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5653e3f5fb7f1fdbe6f36011c90caab5?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">jokondo</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>IT Indonesia dan peluangnya berkaca dari India</title>
		<link>http://jokondo.wordpress.com/2008/01/24/it-indonesia-dan-peluangnya-berkaca-dari-india/</link>
		<comments>http://jokondo.wordpress.com/2008/01/24/it-indonesia-dan-peluangnya-berkaca-dari-india/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 24 Jan 2008 09:16:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jokondo</dc:creator>
				<category><![CDATA[MTI]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jokondo.wordpress.com/2008/01/24/it-indonesia-dan-peluangnya-berkaca-dari-india/</guid>
		<description><![CDATA[Berbicara kondisi industri Teknologi Informasi (TI) atau perangkat lunak di Indonesia berdasarkan sumber informasi yang didapat dari website resmi SDA Asia Magazine indonesia yang berbicara mengenai Benchmarking IT Industry Competitiveness, dimana penelitian mengenai hal tersebut dilakukan oleh Economiest Intellegence Unit dari SDA Asia Magazine Indonesia, yang berupaya untuk membandingkan kinerja negara-negara didunia dalam membangun sebuah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jokondo.wordpress.com&blog=331280&post=69&subd=jokondo&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Berbicara kondisi industri Teknologi Informasi (TI) atau perangkat lunak di Indonesia berdasarkan sumber informasi yang didapat dari website resmi SDA Asia Magazine indonesia yang berbicara mengenai Benchmarking IT Industry Competitiveness, dimana penelitian mengenai hal tersebut dilakukan oleh Economiest Intellegence Unit dari SDA Asia Magazine Indonesia, yang berupaya untuk membandingkan kinerja negara-negara didunia dalam membangun sebuah lingkungan yang mendukung daya saing TI. Menurut laporan dari Economiest Intellegence Unit bahwa skor indeks keseluruhan indonesia mencapai 23.7. Pencapaian indeks tahun ini, Indonesia dinilai menunjukan kinerja yang lebih baik dalam lingkungan bisnis secara keseluruhan (Urutan ke 51). Sementara itu, Indonesia dinilai paling lemah bila dibandingkan dengan semua negera dalam hal infrastruktur TI dengan menempati urutan ke 64. infrastruktur TI ini meliputi belanja hardware, software dan layanan TI, kepemilikan dekstop dan laptop, koneksi broadband, dan server intranet yang aman. Sebagai perbandingan, untuk skala global mengenai infrastruktur TI ini, Vietnam berada di urutan ke 60, Filipina menempati urutan ke 55, Thailand urutan ke 49, Malaysia berada diurutan 33 dan singapura berada diurutan ke 12. Skor indeks ini secara keseluruhan menyimpulkan bahwa sejumlah negara memiliki semua faktor yang diperlukan untuk mendukung sektor TI agar tumbuh. Melihat skor indeks tersebut dapat dilihat bagaimana daya saing Indonesia dikawasan regional.<span id="more-69"></span><!--more--></p>
<p>Melihat skor indeks tersebut dapat dilihat bagaimana daya saing Indonesia dikawasan regional untuk industri TI khusus industri perangkat lunak. Dengan jelas dapat kita lihat bahwa industri perangkat lunak belum mempunyai gigi untuk dapat bersaing dengan industri perangkat lunak di negara regional apalagi di dunia. Hal perlu dicermati kendala apa saja sehingga pertumbuhan industri perangkat lunak tidak tumbuh secara cepat dan cenderung tertinggal dari negara-negara lain khusus dikawasan regional. Menurut Romi Satria Wahono salah seorang praktisi di dunia TI mencoba memaparkan beberapa permasalahan yang ada dalam industri perangkat lunak di<br />
indonesia adalah sebagai berikut :<br />
a. Keterbatasan dalam software development dan standar methodology.<br />
b. Software belum menjadi industri profesional<br />
c. Lemah dalam ide produk dan inovasi : kurangnya sarana penghubung dengan<br />
pihak yang membutuhkan software.<br />
d. Infrastruktur informasi belum memadai<br />
e. Keterbatasan modal usaha, terutama karena industri perangkat lunak belum<br />
bankable<br />
f. Trend SDM IT Indonesia kearah aktivitas cracking</p>
<p>Berkaca pada pertumbuhan industri perangkat lunak di Negara India<br />
Seperti yang kita ketahui bahwa india merupakan negera yang memberikan<br />
kontribusi yang sangat banyak terhadap pertumbuhan industri perangkat lunak di dunia,<br />
bagaimana kontribusi tersebut akan banyak dibahas pada bab II mengenai bab<br />
pembahasan. Akan tetapi kenapa kita harus berkaca terhadap negera India untuk hal<br />
bagaimana mencapai kesuksesan dalam membangun industri perangkat lunak.<br />
Apabila kita lihat antara dengan Indonesia dan India merupakan sama-sama<br />
negera berkembang dengan populasi penduduk yang cukup banyak. Seperti kita ketahui<br />
negara India bukan lah negara yang kaya, menempati urutan ke 2 setelah China dalam hal<br />
populasi penduduk, sedangkan Indonesia menduduki level 4 setelah Amerika. Meskipun<br />
india bukanlah negara kaya, untuk bidang Information Technology (IT) dia menduduki<br />
urutan terdepan di Asia Fasifik. Bahkan jika dilihat dari jumlah perusahaan yang meraih<br />
CMM level 5, negara India merupakan negera yang paling banyak memiliki perusahaan<br />
perangkat lunak yang meraih CMM level 5.<br />
CMM merupakan singkatan dari Capablity Maturity Model yang digunakan<br />
sebagai standar international untuk mengukur development proses dan tingkat<br />
kematangan perusahaan dalam membangun prangkat lunak. Dari 80 perusahaan yang<br />
bersertificate CMM 5 di dunia, 60 diantaranya berada di negara India. Artinya 75%<br />
CMM level 5 berada di negara India. Level 5 adalah tingkat tertinggi kualitas software<br />
dilihat dari kematang development process. Perusahaan- perusahaan produsen perangkat<br />
lunak India tercepat dalam hal sertifikasi.<br />
Sejak awal kemerdekaannya, negara India memiliki komitment yang kuat untuk<br />
memajukan pendidikan masyarakatnya, bahkan negara India sudah sejak awal 3 tahun<br />
sebelum merdeka menetapkan strategi untuk mengalokasi anggaran pendidikan sebesar<br />
20%. Strategi sama di kembangkan oleh Indonesia untuk meningkatan kualitas SDM<br />
melalui pendidikan dengan memasukan anggaran tersebut kedalam UU yang dikeluarkan<br />
oleh DPR dan Pemerintah Indonesia untuk memberikan anggaran pendidikan di<br />
alokasikan 20% dari total APBN, namun realisasi dan hasil dari undang-undang tersebut<br />
belum terlihat secara nyata.<br />
Jika kita lihat dari tabel rangking indeks kompetisi industri IT diatas, negara India<br />
memiliki rangking yang jauh lebih baik dari negara Indonesia, Ada beberapa hal yang<br />
harus kita pelajari dari kesuksean negara India dalam menciptakan daya saing industri<br />
lokal dengan industri-industri di dunia. Yaitu :<br />
a. Bagaimana menciptakan SDM yang berkualitas dalam bidang IT dikarenaka€n<br />
menurut data yang kami dapatkan melalui situs Budi Raharjo praktisi IT<br />
menyatakan bahwa India India memiliki pekerja terbesar baik dalam jumlah dan<br />
kapabilitas.<br />
b. Negera India masih unggul dari Indonesia dalam pengembangan research dan<br />
Development.<br />
c. Banyaknya perusahaan perangkat lunak yang memiliki sertifikasi CMM level 5</p>
<p>Melihat kondisi Indonesia ditingkat dunia dan regional, dan dibanding juga dengan<br />
India yang secara demographi memiliki populasi penduduk yang sama-sama banyak serta<br />
merupakan negara yang berkembang, Pertumbuhan industri perangkat lunak masih<br />
tertinggal dari India. Pertanyaannya adalah bagaimana industri perangkat lunak dapat<br />
tumbuh dan bersaing dengan industri perangkat lunak di tingkat regional, setelah<br />
melakukan studi literatur keberhasilan Negara India dalam memajukan tumbuhnya<br />
industri perangkat lunak sehingga dapat berbicara banyak pada industri perangkat lunak<br />
di tingkat dunia</p>
<p><b> Atmosfer industri perangkat lunak di negara India sebagai barometer<br />
kemajuan industri perangkat lunak<br />
</b> Informasi teknologi adalah segmen pasar yang tumbuh paling cepat diantara<br />
industri yang lainnya pada sudut pandang produksi dan export. Istilah ‘software<br />
development and IT enabled services’ telah menjadi ciri khas India di mata dunia. Dan<br />
kini Pemerintahan India mencoba untuk mengambil seluruh langkah penting dalam<br />
mewujudkan cita-cita untuk menjadi negara super power dalam Informasi Teknologi dan<br />
menjadi pemimpin dalam revolusi Informasi Teknologi. Pemerintah India telah<br />
mengumumkan bahwa Informasi Teknologi menjadi 1 dari 5 prioritas negara dan<br />
membuat divisi khusus untuk Informasi Teknologi dan Pengembangan Piranti Lunak.<br />
Beberapa saat lalu kita mendengar program pemerintah bernama IGOS.<br />
Bagaimana dengan india? Menurut wawancara Red Hat Magazine dengan Javed Tapiax<br />
(salah satu direktur dari Red Hat India), dengan berkembangnya industri perangkat lunak<br />
India, ada pendekatan yang cukup radikal untuk mengembangkan insfrstruktur IT India<br />
yaitu penggunaan aplikasi open source. Selain penggunaan sistem operasi linux, LAMP<br />
juga menjadi dasar dari . Pengembangan open source di India menjadi daya tarik diantara<br />
para mahasiswa dan praktisi karena mudah didapat dan juga memiliki dukungan dari<br />
komunitas yang terbentuk dari aplikasi open source itu sendiri.<br />
Ada juga sikap positif dari sudut pemerintahan akan penggunaan aplikasi open<br />
source, dengan pernyataan dari Shri Dayanidhi Maran, Menteri Komunikasi dan<br />
Informasi Teknologi India pada saat peluncuran CD aplikasi gratis berisi Font India, bahwa kemampuan OpenOffice setara dengan Microsoft Office. Pada saat Javed Tapiax bertemu dengan Rashtrapati Bhavan, presiden dari India, aplikasi open source juga<br />
disambut baik dengan harapan aplikasi open source dapat menggapai jutaan penduduk<br />
India yang belum “melek” TI. Contoh nyata dalam pengembangan aplikasi open source di India adalah dengan<br />
dibangunnya Open Source Center yang ditujukan untuk pemotongan harga personal<br />
computer dengan mengembangkan piranti lunak gratis. Juga dengan adanya penjualan<br />
Personal Computer berbasis Open Source dengan harga 9.990 rupee dilengkapi dengan<br />
hardware yang mencukupi untuk memproses aplikasi office, email, internet, dan<br />
kemampuan memutar audio dan video.<br />
Sejarah CMM di India, dimulai dengan Motorola India yang menggunakan CMM<br />
secara internal untuk meningkatkan kualitas piranti lunak yang mereka sedang<br />
kembangkan dan menjadi perusahaan kedua di dunia yang memiliki sertifikasi CMM<br />
level 5, membuat beberapa perusahaan lain untuk melirik standar CMM untuk<br />
perusahaannya masing-masing. Industri telekomunimasi adalah industri pertama yang<br />
menyebar luaskan penggunaan standar CMM, hingga – hingga perusahaan berdasar<br />
finance menggunakan standar tersebut.<br />
Pada tahun 2003 sudah ada 80 perusahaan didunia software yang mendapatkan<br />
sertifikasi CMM level 5, yang 60 diantaranya berada di India. Tidak hanya sebatas CMM,<br />
India terkenal dengan penggunaan People CMM (PCMM), dan CMMI. Dengan ini tak<br />
hanya penduduk India sendiri, penduduk dunia seperti amerika juga berkeinginan untuk<br />
belajar tentang sertifikasi tersebut ke India.<br />
Dengan adanya sertifikasi yang menjamin kualitas dari sebuah perusahaan,<br />
investasi pun berdatangan ke India. Para investor berpikit bahwa mereka tak hanya<br />
mendapatkan kualitas kerja yang bagus, tapi juga work hour yang murah. Dan tentunya<br />
hal ini membantu perkembangan industri perangkat lunak di India. Tentunya hal ini<br />
menciptakan prospek industri outsource perangkat lunak yang besar untuk india, dan<br />
terbukti dengan memiliki pangsa pasar 4 % dari industri outsourcing perangkat lunak<br />
internasional.<br />
Figur 2. Industri outsorcing perangkat lunak Internasional<br />
Berdasarkan laporan tahunan India 2006-2007 dalam bidang IT India telah<br />
mengeluarkan funding dalam pelatihan Informasi Teknologi sebesar Rs 14,400,000 atau<br />
3,384,601,775 Rupiah. Dan pemerintahan India juga telah mengeluarkan 15 Milyar Rupee untuk Departemen Teknologi Informasi, untuk penelitian dan pengembangan<br />
Piranti Lunak, infrastruktur dan sumber daya manusia untuk teknologi Informasi di India.<br />
(Information Technology 2006-2007).</p>
<p><b>Atmosfer industri perangkat lunak di negara Indonesia.</b><br />
Perubahan kementrian komunikasi menjadi department komunikasi dan informasi<br />
diharapkan dapat memberikan kontribusinya di industri IT. Kebijakan-kebijakan yang<br />
ditelorkan diharapkan dapat mendukung perkembanganindustri IT. India sudah lebih<br />
dulu memiliki dua departemen yang mengurusi IT, Departement Teknologi Informasi dan<br />
Departement Komunikasi. Pertumbuhan bisnis IT sendiri di Indonesia<br />
Figur 3. Perbandingan industri IT indonesia dengan industri lainnya<br />
Di Indonesia yang konsen terhadap industri IT adalah departement Komunikasi<br />
dan Informasi dan Departement PErdagangan. Departement Perdagangan bahkan sudah<br />
mempersiapkan konsep CMM versi Indonesia harapannya dapat menjadi jembatan agar<br />
perusahaan IT di Indonesia meraih CMM international. Dipandang perlu karena<br />
perusahaan indonesia yang ber CMM tertinggi hanya pada level 3, itupun jumlahnya<br />
sangat terbatas(2 perusahaan).<br />
Departemen Perindustrian bersama Asosiasi Piranti Lunak Telematika Indonesia<br />
(Aspiluki), tahun 2008 akan mengeluarkan Kematangan Industri Perangkat Lunak<br />
Indonesia (KIPI) versi 1.0, CMM versi Indonesia. Diharapkan dapat menjadi standar bagi<br />
indonesia dalam meningkatkan process development software bagi perusahaanperusahaan<br />
indonesia. Menurut Ketua Aspiluki Djarot Subiantoro, pertimbangan itu<br />
diambil bersama Deperin karena untuk meraih sertifikasi CMM Internasional perusahaan<br />
lokal perlu mengeluarkan biaya besar dan memakan waktu lama.<br />
Sementara itu, kualitas dan ketersediaan infrastruktur untuk lingkungan bisnis<br />
software masih di tingkat dasar. Saat ini secara nasional terdapat 250 perusahaan<br />
pengembang software (ISV) di mana untuk merebut pasar yang lebih luas perlu mengadopsi standar CMM yang saat ini baru dimiliki empat perusahaan dan yang tertinggi baru pada tingkat III yang sertifikasinya diberikan organisasi yang diotorisasi<br />
Software Engineer Institute, AS.D samping akses permodalan, salah satu tantangan ISV<br />
saat ini adalah budaya kerja industri software lokal. Budaya yang ada masih seperti<br />
perajin dibandingkan dengan industri, begitu diminta agar proses kerja konsisten mereka<br />
harus memaksakan diri.Deperrin berencana membentuk lembaga sertifikasi dilevel<br />
nasional untuk menjaga standar proses development dari ISV.<br />
Secara umum, standar CMM tingkat II mempersyaratkan standar proses<br />
pengembangan software, di tingkat berikutnya ISV disyaratkan kemampuan<br />
melaksanakan proses atau prosedur secara konsisten. Di tingkat IV, ISV harus mampu<br />
dalam pengembangan dan menggunakannya secara konsisten, baru di tingkat V, ISV<br />
harus mampu meningkatkan kualitas dan kemampuan organisasi serta semua potensinya<br />
Tingkat pendidikan berkorelasi pendidikan berkorelasi terhadap penghasilan.<br />
Negara maju memiliki penduduk dengan taraf pendidikan yang lebih tinggi. Hanya saja<br />
bukan berarti jika penduduknya berpendidikan tinggi kemudian negara tersebut menjadi<br />
maju. Banyak tenaga ahli, seperti dokter, insinyur, dosen, ilmuwan, peneliti, dan teknisi<br />
profesional, yang bermigrasi ke negara-negara Organization for Economic Cooperation<br />
and Development (OECD), terutama Amerika Serikat, Kanada, Inggris, Perancis, dan<br />
Jerman. Dampaknya, tenaga ahli di dalam negeri akan sulit dicari. Perpindahan tenaga<br />
ahli bidang IT ke negara maju yang memberikan dan menyediakan fasilitas lebih pada<br />
tenaga ahli tersebut. Lebih senangnya para intelektual berkiprah di negara-negara maju<br />
adalah fenomena klasik. Betapa banyak dosen dan peneliti yang disekolahkan<br />
pemerintah, lebih memilih bekerja di negara tetangga atau negara tempat mereka pernah<br />
bersekolah. Bahwa, lebih senangnya kaum cerdas ini di luar negeri adalah masalah<br />
pendapatan dan penghargaan yang tak sebanding dengan yang mereka terima jika mereka<br />
di luar negeri.<br />
Taiwan menjadi contoh dari parahnya mereka mengalami brain drain, sekaligus<br />
betapa suksesnya mereka menggaet para brain drainernya untuk kembali atau<br />
berkontribusi positif terhadap negaranya. Tahun 1970-an, posisi Taiwan adalah layaknya<br />
Indonesia saat ini. Saat itu, Taiwan adalah tipikal negara berkembang yang hanya bisa<br />
menyuplai banyak tenaga kerja murah bagi negara maju. Hubungan dengan negaranegara<br />
maju dalam ekonomi maupun Iptek selayaknya Indonesia sekarang. Bukan berdiri<br />
sama tinggi ataupun duduk sama rendah.<br />
Tenaga Kerja Indonesia dengan pendidikan yang rendah menjadi pahlawan<br />
devisa. Indonesia dengan menyuply sedemikian banyaknya TKI ke negara-negara<br />
tetangga dengan keahlian yang minim. Disaat yang sama, indonesia juag banyak<br />
menyekolahkan anak-anak muda yang berbakat, entah oleh biaya sendiri ataupun oleh<br />
negara dengan beasiswa, kemudian mereka menetap dan berkerja di negara mereka<br />
sekolah.<br />
Brain drain disatu sisi menguntungkan negara yang ditinggalkan, karena tenaga<br />
ahli yang pindah negara tersebut bisa menambah penghasilan negara. Hanya saja jika kepindahan SDM itu untuk menetap dan tidak kembali, maka ini kerugian yan besar bagi<br />
negara dengan membiarkan orang-orang yang talented tersebut berpindah. India pernah<br />
mengalami hal yang serupa, hanya saja di tahun 1999 an, ada reverse drain brain. Orang<br />
orang IT india yang bermigrasi kembali ke negaranya, mengembangkan usaha ISV dan<br />
menerima project-project dari negara mereka bekerja sebelumnya sebagai project<br />
outsource.<br />
Jika dengan berpindahnya mereka menyebabkan kurangnya tenaga ahli di dalam<br />
negeri, maka bisa menjadi ancaman bagi keadaan dalam negeri, karena perlu menyewa<br />
konsultan dari luar negeri yang pasti jauh lebih mahal dibandingkan dengan menyewa<br />
tenaga ahli dari dalam negeri.Kondisi ideal dari dunia infrastruktur informasi adalah<br />
membuat dunia ini rata (the world is flat), dan hal ini belum dirasakan oleh Indonesia.<br />
Tidak seperti India yang sudah terlebih dahulu membangun infrastruktur informasi.<br />
Tantangan saat ini adalah bagaimana infrastruktur ini dapat dirasakan oleh sebagian besar<br />
masyarakat dari ujung sabang hingga merauke. Dengan kebjikan desentralisasi<br />
diharapkan pemerintah setempat dapat memenuhi kebutuhan sarana dan prasarana<br />
infrastruktur dibidang informasi untuk menumbuh kembangkan industri IT di tempatnya<br />
masing-masing.<br />
Perlu upaya sinergi yang dikoordinasikan oleh pemerintah pusat terkait dengan<br />
proyek-proyek pemerintah yang dilakukan oleh pemerintah daerah, supaya tidak tumpang<br />
tindih dengan pemerintah daerah lain. Pemerintah pusat dapat mengkoordinasikan<br />
project-project supaya tidak tumpang tindih dan adapt menggunakan resource sharing.<br />
Sehingga dana yang ada bisa digunakan untuk meningkatkan kemampuan infrastruktur<br />
informasinya.Disamping infrastruktur juga masalah pendanaan. Bank bank indonesia<br />
memandang industri software tidaklah bankable. industri perangkat lunak adalah industri<br />
yang tidak pasti, sehingga untuk mendapatkan sumber pendanaan dari pihak bank bukan<br />
hal yang mudah. Bagaimanapun pembiayaan terhadap startup company ataupun<br />
perusahaan yang berencana untuk mengextend usahanya, adalah satu keharusan.<br />
Jumlah ISV di indonesia adalah 250 dan akan meningkat dua kali diakhir tahun<br />
2010. jumlah pengembang profesional di tahun 2004 adalah 56500 dan akan terus<br />
meningkat mencapai 712600 di akhir tahun 2008. Total pengembang profesional dunia<br />
sekitar 13,5 juta. Indonesia menyubang 0.5%, india 10,5% dan Amerika Serikat<br />
menyumbang 18.9%. Region asia pasifik menyubang developer terbesar di dunia<br />
(29.2%) di susul oleh region North Amerika 21.7%. 200 lebih komunitas yang<br />
terkumpul karena kesamaan bahasa pemograman atau bidang software yang digarap.<br />
Terbuka peluang untuk mengembangkan ISV baru dengan modal yang memadai.<br />
Pembentukan Indonesia Go Open Source atau disingkat IGOS yang merupakan salah satu<br />
repositori Open Source Software (OSS) Nasional adalah Kementerian Negara Riset dan<br />
Teknologi bersama Departemen Komunikasi dan Informasi sebagai salah satu instansi<br />
pemerintah pada tanggal 30 Juni 2004. Hal yang menarik banyak sistem komputer yang<br />
berjalan, baik yang digunakan oleh pemerintah atau pun swasta, menggunakan sistem<br />
solusi yang berasal dari open source yang mendapat dukugnan dari komunitas.<br />
<b>Kesimpulan</b><br />
Perlu campur tangan pemerintah untuk meningkatkan daya saing ISV-ISV agar<br />
bisa bersaing dengan ISV international dan mendorong ISV local memenuhi standar<br />
internasional baik dari segi kematangan proses development (CMM , ISO 9001) ataupun<br />
standart faktor dan kriteria produk (ISO 9126), juga memperbaiki infrastruktur informasi<br />
agar sebagian besar wilayah Indonesia tercover. Memperbaiki kurikulum jurusan<br />
komputer di bidang software engineering dengan menambahkan development standart,<br />
certification, management dan marketing. Kemudahan mendapatkan allowance dari<br />
perbankan. Mendukung program “Be Legal” dengan menggunakan software berlisensi<br />
atau dengan mengunakan open source. KIPI sebagai CMM versi Indonesia diharapkan<br />
mampu menjebatani ISV-ISV lokal dapat meningkatkan kualitas produk software dari<br />
segi kematangan proses development. ISV yang sudah memiliki KIPI level tertentu<br />
diharapkan mengambil sertifkasi CMM agar dapat bersaing secara global.</p>
<p>by Asep MTI-2007B, Dodick MTI-2007B dan Mujoko MTI-2007B</p>
<ul></ul>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/jokondo.wordpress.com/69/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/jokondo.wordpress.com/69/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/jokondo.wordpress.com/69/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/jokondo.wordpress.com/69/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/jokondo.wordpress.com/69/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/jokondo.wordpress.com/69/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/jokondo.wordpress.com/69/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/jokondo.wordpress.com/69/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/jokondo.wordpress.com/69/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/jokondo.wordpress.com/69/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/jokondo.wordpress.com/69/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/jokondo.wordpress.com/69/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jokondo.wordpress.com&blog=331280&post=69&subd=jokondo&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jokondo.wordpress.com/2008/01/24/it-indonesia-dan-peluangnya-berkaca-dari-india/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5653e3f5fb7f1fdbe6f36011c90caab5?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">jokondo</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>