Objective 3, Session Bean bagian 2
February 18, 2009
Bagi client, session object adalah non-persistent object yang mengimplement bisnis logic dalam server. Dengan kata lain sesion object logical extention bagi program client yang berjalan di dalam server. Session object tidak di share antara client satu dengan yang lain (jika clientnya lebih dari satu).
Sesuai namanya SFSB (Statefull Session Bean), mempertahan state-nya untuk sebuah session dan tidak akan di share yang berbeda dengan SLSB (Stateless Session Bean) yang disimpan dalam pool.
Setelah kita menyentuh bagaimana permukaan session bean dalam EJB pada bagian pertama, coba kita lebih dalam lagi pada bagian ini mengenai Lifecyclenya.
SFSB memiliki callback interceptor method PostConstruct, PreDestroy, PrePassivate, dan PostActivate. Ketiga lifecycle callback interceptor methods dapat digunakan oleh SFSB, sedangkan untuk SLSB PostConstruct dan PreDestroy, dan jikalaupun ada kedua callbacak interceptor method (PoastActivate dan PrePassivate) di SLSB, maka callback ini akan diabaikan.
Sekali lagiPrepassivate dan PostActivate khusus hanya untuk SFSB.!
sesuai namanya, method-method callback tersebut akan digunakan (invoked)
PostConstruct akan dipanggil sesaat setelah di buat objectnya dan sebelum ada bisnis method yang dipanggil.
PreDestroy akan dipanggil sesaat sebelum object tersebut diclaim oleh GC atau dihancurkan
PrePassivate dipanggil sesaat sebelum SFSB memasuki phase passive (ingat, yang memanage lifecycle SFSB adalah bean container)
dan PostActivate dipanggil sesaat setelah diaktifkan kembali dan sebelum method yang lainnya dipanggil.
Entry Filed under: SCBCD 5. .

Trackback this post | Subscribe to the comments via RSS Feed