Berbicara kondisi industri Teknologi Informasi (TI) atau perangkat lunak di Indonesia berdasarkan sumber informasi yang didapat dari website resmi SDA Asia Magazine indonesia yang berbicara mengenai Benchmarking IT Industry Competitiveness, dimana penelitian mengenai hal tersebut dilakukan oleh Economiest Intellegence Unit dari SDA Asia Magazine Indonesia, yang berupaya untuk membandingkan kinerja negara-negara didunia dalam membangun sebuah lingkungan yang mendukung daya saing TI. Menurut laporan dari Economiest Intellegence Unit bahwa skor indeks keseluruhan indonesia mencapai 23.7. Pencapaian indeks tahun ini, Indonesia dinilai menunjukan kinerja yang lebih baik dalam lingkungan bisnis secara keseluruhan (Urutan ke 51). Sementara itu, Indonesia dinilai paling lemah bila dibandingkan dengan semua negera dalam hal infrastruktur TI dengan menempati urutan ke 64. infrastruktur TI ini meliputi belanja hardware, software dan layanan TI, kepemilikan dekstop dan laptop, koneksi broadband, dan server intranet yang aman. Sebagai perbandingan, untuk skala global mengenai infrastruktur TI ini, Vietnam berada di urutan ke 60, Filipina menempati urutan ke 55, Thailand urutan ke 49, Malaysia berada diurutan 33 dan singapura berada diurutan ke 12. Skor indeks ini secara keseluruhan menyimpulkan bahwa sejumlah negara memiliki semua faktor yang diperlukan untuk mendukung sektor TI agar tumbuh. Melihat skor indeks tersebut dapat dilihat bagaimana daya saing Indonesia dikawasan regional. (more…)
One Response »